Skip navigation

Bagi pengunjung yang ingin mendapat bacaan ringan, dapat langsung mengunjungi http://www.xscrpdzhe.co.cc

bagi yang ingin donate artikel dapat langsung membaca aturan mainnya di site tersebut..

shadow626 a.k.a XSc12pDZhe

Kenaikan BBM dari Rp 4.500,00 menjadi Rp 6.000,00 cukup tinggi, namun hal tersebut masih terbilang cukup, di Banjarmasin beberapa hari ini mengalami krisis BBM, di eceran harga BBM mencapai Rp 12.000,00/ liter.
Kenaikan harga tersebut karena pasokan BBM ke SPBU daerah Banjarmasin tidak stabil alias terjadi keterlambatan pasokan BBM.
Yang menjadi pertanyaan, seandainya penjaja BBM eceran tidak mengantri maka sudah bisa dipastikan BBM akan dinikmati masyarakat dengan harga yang normal.
Memang sama – sama mencari rezeki, tetapi apakah harus separah itu, yang dirugikan pun padahal adalah masyarakat menengah kebawah. Seandainya pemerintah dapat menangani masalah yang terjadi dalam masyarakat saat ini. Salah satu yang sedikit dirugikan adalah orang tua para pelajar, uang saku yang biasanya sedikit paling tidak ditambah agar mereka dapat membeli bensin. Untuk anak – anak mereka tidak disuruh naik sepeda karena itu akan membuat mereka datang ke sekolah dalam keadaan capek (dan pasti akan mengganggu konsentrasi belajar mereka).
Semoga keadaan ini tidak berangsur – angsur terjadi di Banjarmasin. Apakah negara lain juga mengalami hal yang sama dengan Indonesia ketika mengalami kenaikan harga BBM.

perkiraan data:
Bila satu kali sehari mengendarai kendaraan membutuhkan biaya Rp 12.000,00. Dalam 30 hari akan menjadi Rp 360.000,00 belum ditambah biaya lain – lain. Seandainya yang mengalami masyarakat menengah kebawah apa yang akan terjadi?